![]() |
| Foto: Aksi jilid II, Pemuda Lengkong Bersatu |
KAB TANGERANG - Suasana di depan Restoran Naked Papa yang berada di kawasan Sinarmas, Bumi Serpong Damai (BSD), Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, memanas pada Rabu (05/08/2026).
Puluhan massa yang tergabung dalam Pemuda Lengkong Bersatu menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes terhadap sejumlah persoalan yang mereka nilai belum mendapat perhatian dari pihak manajemen.
Dalam aksi tersebut, Koordinator Aksi, Fajri, menegaskan bahwa demonstrasi ini bukanlah akhir dari perjuangan mereka.
Ia memberikan ultimatum bahwa apabila seluruh tuntutan tidak segera ditindaklanjuti, pihaknya akan kembali menggelar aksi jilid II dengan jumlah massa yang lebih besar.
“Kami datang bukan untuk mencari keributan, tetapi menuntut tanggung jawab. Jika aspirasi masyarakat terus diabaikan, kami akan kembali dengan kekuatan yang lebih besar,” Tegas Fajri di hadapan massa aksi.
Ketegangan aksi disebut semakin memuncak akibat buruknya komunikasi antara pihak manajemen dengan masyarakat.
Menurut keterangan salah satu tokoh Pemuda Lengkong Bersatu, Fahri, upaya dialog yang sebelumnya dilakukan tidak membuahkan hasil dan justru diwarnai sikap yang dinilai tidak menghargai masyarakat dari salah seorang manajer bernama Agus.
“Kami sudah berusaha menempuh jalur komunikasi, tetapi respons yang kami terima justru mengecewakan. Hal seperti ini hanya memperbesar kekecewaan masyarakat,” Ujar Fahri.
Dalam aksinya, Pemuda Lengkong Bersatu menyampaikan empat tuntutan utama kepada pihak Restoran Naked Papa, yaitu:
1. Mendesak manajemen memasang logo atau penanda non-halal secara jelas dan mudah terlihat di bagian depan restoran.
2. Mendesak penggantian Manajer Agus yang dinilai tidak mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar.
3. Menuntut perusahaan memprioritaskan tenaga kerja lokal sebagai bentuk kepedulian terhadap warga sekitar.
4. Mendesak penghentian penggunaan bahu jalan yang dinilai mengganggu ketertiban, melanggar aturan, dan merugikan masyarakat.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Massa menegaskan akan terus mengawal perkembangan tuntutan mereka hingga ada langkah nyata dari pihak manajemen.
Pemuda Lengkong Bersatu berharap manajemen Restoran Naked Papa segera membuka ruang dialog yang konstruktif agar persoalan tidak semakin berlarut.
Namun mereka juga menegaskan, apabila aspirasi masyarakat kembali diabaikan, gelombang aksi berikutnya akan digelar sebagai bentuk tekanan agar tuntutan mereka mendapat perhatian. (RED)


